Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

“Waspada” Modus Ganjal ATM di Minimarket Rugikan Nasabah.

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon Palimanan -Hati-hati jangan menerima bantuan dari siapa pun saat mengalami kesulitan di mesin ATM, kalau tidak mau saldo berkurang. Seperti yang dialami oleh Emon Efendi (45). Tabungan di ATM pria asal RT 01 RW 01 Desa Pasangragahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon itu dibobol orang yang tidak dikenal.

Dituturkan Emon, kronologis kejadian tersebut berawal pada saat dirinya pulang kerja, kemudian berhenti di sebuah Minimarket untuk mengambil uang. Namun, saat dia mengambil uang untuk keperluan servis mobil di ATM yang ada di dalam minimarket Desa Karangasem, Kecamatan Plumbon, Jumat sore  (14/9/2019) sekitar pukul 17.34 WIB.
Dan, sebelum transaksi, Emob melihat dua orang tidak dikenal mengenakan topi berdiri di depan ATM. Setelah dua orang itu melakukan transaksi, tiba gilirannya untuk mengambil uang dari ATM tersebut. Akan tetapi pada saat kartu ATM dimasukan tidak bisa masuk. Pada saat itulah Dua orang tadi masih ada di belakang saya, Salah satunya kemudian membantu memasukan ATM saya. Kartu ATM berhasil masuk tapi kok transaksi tidak keluar dan kartu saya juga tertelan mesin ATM,” papar Emon kepada Media cirebon online saat ditemui di Mapolsek Depok, Senin (16/9/2019).

Dari kejadian tersebut, Emon mulai curiga apa yang dialaminya, Diapun langsung membuka m-banking di telpon selulernya. Ternyata saldo masih utuh. Emon kemudian laporan ke pihak bank melalui Halo BCA untuk  laporan pemblokiran rekening namun apa yang dialaminya.
dalam pembicaan dengan pihak bank melalui handpone sudah ada transaksi pengambilan dan transfer di ATM lain. Emon keburu dikagetkan dengan informasi adanya transaksi ke bank lain.

” Kami dapatkan laporan di situ ada penarikan tunai sejumlah Rp2.500.000. Kemudian ada transferan ke rekening ATM BNI milik Ibu Nada Asshafa sebanyak Rp6.000.000. Jadi total uang yang sudah hilang sebanyak Rp8.500.000. Saat itu juga saya langsung minta segera rekening diblokir. Jangan sampai keburu ludes,” ungkapnya.

Menurut Emon, hilangannya uang di rekening miliknya itu diduga diambil oleh dua orang tidak dikenal yang sudah membantunya. Bahkan dia juga menduga, kartu miliknya ditukar dengan kartu ATM yang sama persis. Pasalnya, setelah kartu ATM tersebut tertelan, dia mendapatkan nota transaksi yang berisi peringatan agar tidak meminta bantuan ke siapa pun saat mengalami permasalahan di mesin ATM.

“Saya menduga dua pria itu pelakunya. Sebab pada saat saya masukan PIN mungkin mengintip dan menghafalkan PIN-nya. Namun, ada yang bilang ini modus skimmer dan ada juga ganjel mesin,” katanya.

Beberapa hari usai kejadian, akhirnya Emon mendatangi Mapolsek Depok untuk melapor. Saat itu juga, Unit Reskrim melakukan olah TKP untuk memastikannya. Emon juga katakan, dirinya sudah mendesak pihak bank untuk meminta rekaman CCTV. “Sudah laporan ke polsek. Rekaman CCTV lagi kita minta,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Depok AKP Sakur melalui Kanit Reskrim Ipda Wahyu mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari Emon Effendi. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP. “Kita akan dalami,” ujarnya singkat. (Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat