Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Google




Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Warga Desa Sarajaya Lurug Kantor Camat “Kembalikan Uang PKH”

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Lemahabang – Puluhan ibu-ibu perwakilan Desa Sarajaya, kecamatan lemahabang, kabupaten Cirebon, melurug kantor kecamatan Lemahabang, selasa, (13/08/2019).

Kronologis kejadian tersebut, berawal dari salah seorang warga sarajaya bernama Titin, saat melurug kantor kecamatan bersama warga lainnya untuk menyampaikan permasalahan tabungan anngota PKH yang di bawa ketua pendamping PKH berinisial RN. “Kami bersama anggota desa Sarajaya datang ke kecamatan ini,  untuk mengadukan permasalahan terkait persoalan yang dilakukan oleh oknum ketua pendamping PKH yang terjadi di tahun 2015 – 2016. Untuk mempertanggungjawabkan terkait uang tabungan sebesar Rp. 15.000 dalam setiap bulannya” tandas Titin.

Lebih dari itu, dari Informasi pengaduan Warga desa Sarajaya, bahwa selama kurun waktu Tahun 2015 – 2016 warga penerima program PKH diwajibkan untuk menabung dalam setiap bulannya sebesar Rp. 15.000,  dengan janji uang tabungan tersebut, akan dibagikan saat tahun pelajaran baru. Namun pada kenyataannya, hingga saat ini tahun 2019 yang bersangkutan (ketua pendamping PKH Desa Sarajaya ) tahun 2015, berinisial RN, belum memenuhi janjinya. Akhirnya emosi warga memuncak karena selalu mengumbar janji dan mengadukan permasalahannya kepada Camat Lemahabang.

Terkait adanya kasus tuntutan warga tersebut, Camat Lemahabang, Edi Prayitno, menegaskan, bahwa pihaknya meminta kepada ketua pendamping PKH desa sarajaya yang sekarang (Agung-red) untuk segera memprosesnya. ” kami dari pihak kecamatan , tentunya sangat kaget dengan peristiwa ini. Namun pihaknya menegaskan agar persoalan tersebut segera diselesaikan sesuai tuntutan warga, Saya selaku camat Lemahabang, menugaskan kepada ketua pendamping PKH yang baru, agar secepatnya melakukan tindakan dan berkomunikasi dengan pihak terkait” tegas Camat Edi.

Pada saat yang sama, Agung selaku ketua pendamping PKH Desa sarajaya yang baru, menjelaskan kepada beberapa awak media diruang kerja Camat Lemahabang saat melakukan konfirmasi terkait persoalan tuntutan warga. “Dirinya memastikan persoalan tersebut segera ditindaklanjuti. Namum sayangnya, yang bersangkutan (im) sedang berada di luar kota (pangandaran), dengan alasan  sedang sakit. Akan tetapi, saya tegaskan, persolan ini sesegera mungkin dapat diselesaikan, sebab uang yang disimpan dan terpakai itu hak warga penerima PKH ” Pungkasnya.(Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat