Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Warga Desa Ciledug Kulon, Desak Satgas Ciledug Kulon “Di Pidanakan”

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Ciledug – Masyarakat Desa Ciledug Kulon merasa resah dengan adanya ulah dari oknum perangkat Desa satgas ciledug kulon berinisial (R), sebab banyak masyarakat desa Ciledug kulon terkena ulahnya dengan memanfaatkan jabatan sebagai perangkat desa untuk kepentingan diri sendiri.

Dari kejadian tersebut otomatis nama Pemdes Ciledug Kulon Kecamatan Ciledug sangat di rugikan, seperti yang menimpa korban bernama saleh dan Abah ucup merasa sangat di rugikan oleh oknum perangkat Desa Ciledug kulon.

Hal ini di ceritakan oleh abah ucup ( 60 ) Warga Desa Ciledug kulon bahwa oknum perangkat Desa Ciledug kulon yang berinisial (R) sudah menggunakan jabatannya sebagai perangkat Desa untuk mencari keuntungan sendiri, bahkan sudah ada upaya memperkaya diri sendiri salah satunya kasus membuat sertifikat prona PTSL. Dimana ada warga masyarakat yang bernama inisial (S ) diminta uang sampai jutaan dalam membuat sertipikat prona PTSL tersebut , bahkan sudah ada 5 korban pungutan Prona PTSL dengan nilaibuang jutaan rupiah.
“Seharusnya ketentuan PTSL dalam membuat sertipikat sesuai perundang undangan hanya Rp 150 Ribu rupiah, akan tetapi oknum perangkat Desa satgas Ciledug Kulon berani memungut sampai jutaan rupiah. Ini sudah melanggar aturan dan Undang – undang PTSL, kasian masyarakat di rugikan oleh oknum perangkat Desa yang telah meminta sejumlah uang jutaan rupiah untuk membuat sertipikat prona. Tandas abah Ucup.

Bahkan kata Abah Ucup memaparkan, bahwa oknum perangkat Desa satgas ciledug kulon juga berani meminta sejumlah uang kepada pedagang yang ada di dekat jalan tol, padahal pedangang tersebut dalam berdagang tidak ada pungutan uang sama sekali dalam berdagang. Ujarnya.

Disampaikan juga oleh warga berinisial (S) 60 tahun, dia menceritakan bahwa kami merasa telah diminta uang jutaan dalam membuat sertipikat prona, padahal kami tahu ketentuan perundang undangan bahwa dalam membuat sertipikat prona tersebut hanya sebesar Rp 150 Ribu rupiah. “Kami merasa oknum perangkat desa tersebut sudah membawa nama Desa Ciledug Kulon, bahkan ia sudah komunikasi dengan sesama masyarakat desa ciledug kulon yang mau membuat sertipikat prona hanya di minta uang Rp 150 ribu rupiah saja. Akan tetapi saya diminta jutaan rupiah.” Ungkapnya.

Akibat ulah oknum perangkat Desa satgas ciledug (R ) sudah meresahakan masyarakat, kami ingin melaporkan kasus ini ke tingkat Polsek atau Polres agar merasa jera. Terangnya.

Namun, saat di konfirmasi kepada satgas Ciledug kulon (R), Dia tidak merasa memungut uang sampai jutaan rupiah. Selain itu dirinya juga mengaku, tidak pernah meminta uang ke sejumlah pedagang yang ada di dekat jalan tol atau pedangang yang ada di ciledug kulon kecamatan Ciledug. Jelasnya. (Toto M Said /BM)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat