Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Logo

Google




Feed



Logo

Google




Feed



Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Usaha Tani Dan Irigasi Di Tutup Proyek PT. Longrich

Cirebon Online

Kab. Cirebon, Pabedilan – Mega proyek pembangunan PT longrich Indonesia di desa Sidaresmi, Kecamatan pabedilan, Kabupaten Cirebon, memutus 2 jalan usaha pertanian dan dua saluran irigasi pertanian. Padahal janjinya akan dibuatkan saluran baru, namu sampai saat ini belum direalisasikan. Akibatnya petani susah mendapatkan air dan kerepotan untuk angkutan pertanian dan imbasnya harga sewa lahan pertanian menjadi sangat murah.

Dikatakan salah seorang petani asal Desa Babakan Losari Lor, Bolang pada media, sebelum adanya proyek pembangunan PT Longrich Indonesia ada jalan usaha tani (exrealban) menuju sawahnya serta ada saluran irigasi dari saluran utama menuju areal sawah miliknya. Akan tetapi ketika dibangun proyek pembangunan PT longrich Indonesia ternyata jalan dan irigasi menuju sawah miliknya terputus, sehingga terpaksa jalan untuk menuju ke sawah miliknya harus melewati jalan setapak. Padahal kata Bolang, jalan yang dulu bisa di lewati roda 4 sekarang hanya bisa dilewati roda dua dan untuk mengairi sawahnya terpaksa harus menyewa pompa untuk mengambil air dari saluran utama.

“Kami terpaksa harus menambah biaya operasional untuk menyewa pompa air dan memasang pipa dari sumber air menuju sawah, “ungkapnya. Sabtu, (24/07/2021).

Diapun menjelaskan, ada dua jalan dan dua saluran irigasi yang terputus akibat pembangunan PT Longrich Indonesia yaitu antara areal sawah di desa Babakan Losari dan desa Babakan Losari Lor Kecamatan Pabedilan. Akibatnya ratusan hektar areal sawah yang berada di sebelah utara PT longrich Indonesia selalu mengalami kesulitan air dan juga akses jalan.

Padahal saat awal rencana pembangunan, pihak PT longrich Indonesia berjanji akan membangunkan jalan baru serta membuat saluran irigasi baru agar saluran tersebut tidak terputus. Namum kenyataannya baru satu saluran irigasi saja yang dibuatkan itupun kurang maksimal.

“Seharusnya PT longrich Indonesia jangan mendahulukan pembangunan pabrik, tetapi memikirkan dahulu nasib para petani dengan terputusnya dua jalan dan dua saluran irigasi tersebut,” keluhnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik lahan pertanian Alex Nababan mengungkapkan bahwa tanah miliknya yang berada di Desa Babakan Losari Lor Kecamatan Pabedilan, kini mengalami kesulitan akses jalan menuju ke areal sawah miliknya. Pasalnya jalan menuju areal sawah miliknya terputus, sehingga ketika mau ke areal sawah miliknya harus memutar arah jalan dari Desa Pasuruan Kecamatan Pabedilan yang jauhnya lebih dari 6 KM.
Bahkan yang lebih parah, imbasnya harga sewa sangat turun drastis dari biasanya perhektar pertahun bisa disewa ke petani mencapai Rp.10 juta, kini susah mendapatkan penyewa lahan meskipun harga sewa separuh dari harga biasanya.

0leh karena itu, kami berharap agar pihak PT longrich segera merealisasikan janjinya untuk membangun jalan baru dan irigasi baru agar areal sawah milik kami dan para petani lainnya kembali normal. harapnya. (Toto M Said).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat