Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Kabupaten Cirebon

STOP Pembuangan Sampah Liar

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Mundu – Persoalan sampah  sangat krusial. Kalau tidak dikelola dengan baik, sampah akan menjadi musibah, sebaliknya apabila mampu ditangani maka mampu membawa berkah dan menghasilkan. Bagaimana hubungan menjaga alam dengan baik. Kalau alam kita tidak jaga maka kehidupan /tatanan akan hancur. Karena itu persoalan sampah harus kita selesaikan bersama-sama. 

Saya berharap pemerintah daerah dan dinas terkait termasuk masyarakat, dalam penanganan sampah oleh pemerintah desa Banjarwangunan dan desa di kabupaten Cirebon, bukan pertama kalinya, namun sudah bergerak sebelumnya. Hanya saja masih belum maksimal. Contoh konkretnya sudah dilaksanakan pembakaran sampah dilokasi pembuangan sampah liar, bahkan di laksanakan peringatan juga pemagaran sampah. Namun tetap saja pembuangan sampah liar selalu berpindah – pindah tempat yang di lakukan oknum warga berbagai desa. Kata Kuwu Dedi Setiawan kepada CirebonOnline.com.

Menurut Kuwu Dedi Setiawan juga Ketua FKKC Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Ada lahan untuk dijadikan TPST, persoalannya tinggal bagaimana kita mengedukasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, termasuk dari pasar sehingga sampah sudah terpilah. Karena sampah dari desa lain dibuang secara liar oleh warga desa sekitar Banjarwangunan, pembuangannyapun dilakukan pada malam juga dini hari sambil belanja ke pasar, itu yang paling banyak. Ungkapnya.

Disinggung peran Pemdes Banjarwangunan, kuwu Dedi menjelaskan, sangat penting perannya baik dari sisi aturan dan sosialisasinya. Sebab tokoh masyarakat dan pemuda bergerak dengan membakar tempat sampah liar, demi kebersihan kesehatan serta bau tidak sedap di lingkungan masyarakat juga pengguna jalan. Lanjut Dedi, kedepan akan memperjuangkan meminimalisir pembuangan sampah liar di jalan desa perbatasan dan sungai yang berserakan.

 “Kami akan membuat program STOP Buang Sampah Liar, dimulai dari warga dengan edukasi dan sosialisai pembuangan sampah rumah tangga. Selanjutnya pengangkutan dari rumah menggunakan kendaraan khusus yang sudah terpilah dan akan dibawa kepengolahan sampah terpadu.” ungkap kuwu Dedi Setiawan

Sementara itu Babinsa Damanhuri di dampingi Babinsa desa Suci Salim, mengaharapkan kesadaran masyarakat untuk kerjasama menciptakan bebas dari pembuangan sampah liar dijalan perbatasan dan sungai.

“Komitmen Pemdes dan masyarakat sangat penting dalam program STOP pembuangan sampah liar, supaya terwujud suasana bersih, sehat, rapih dan kondusif bagi lingkungan,” katanya. (Toto M Said).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat