Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Ribuan Rumah Warga Kota dan Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon –  Sejumlah wilayah di Cirebon mulai terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Ciayumajakuning sejak sore tadi, Jumat (07/02/2020). Hujan deras turun dari sore sampai malam hari,  lima desa di kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon terendam air dengan kedalaman bervariasi. Genangan air merendam permukiman desa dan menutup akses jalan hingga pagi hari.

Bhabinkamtibmas Mundu Rosyid bersama instansi terkait, saat mengevakuasi warga desa Mundu Dusun Kalijaga yang terpendam banjir sekitar 120 cm.

Dari lima desa itu diantaranya desa Suci, Mundu, Luwung, Mundumesigit, Setupatok dan Banjarwangunan di kecamatan Mundu kabupaten Cirebon.
Ratusan rumah di desa Mundu Dusun Kalijaga, perumahan puri Desa Banjarwangunan, perumahan Regency Mundu, Taman Suci, perumahan Taman Melati, Anggrek dan Lobunta terendam banjir.

Sedangkan, keadaan tersebut juga dialami warga dari Lima desa lainnya dengan darurat rawan banjir dan siap mengungsi karena ketinggian air mencapai 100 cm. Bukan saja pemukiman dan fasilitas umum, hujan yang turun pada Jumat (07/02/2020) siang hingga malam dan diiringi angin itu, membuat warga sekutar was-was karena air deras menutupi akses jalan penghubung antar desa.

Kuwu desa Banjarwangunan Dedi Setiawan menjelaskan, air menggenangi rumah dan akses jalan terjadi akibat jebolnya penahan tanggul dan airpun melimpah masuk perumahan di labunta dan puri.

Kuwu Maria desa Mundu menerangkan, banjir terparah didesanya, di Dusun (Blok) Kalijaga, banjir itu membuat sekitar 244 jiwa mengungsi. “Intensitas hujan cukup tinggi pada hari Jumat yang mengakibatkan sungai Kali Cimanuk dan Kalijaga meluap. Ini diperparah dengan kiriman air dari sungai Cimanuk,” terangnya, Jumat (07/02/2020).

Sementara itu, kuwu Kusen Desa Suci, Kecamatan Mundu, menuturkan, banjir terjadi setelah air sungai Sirawu melimpas keluar. Sedikitnya tiga dusun/blok Suci terendam air dengan ketinggian hingga 50 cm. Sejauh ini, pihaknya terus monitoring ke lokasi banjir. “Kami terjunkan tim ke tiga titik, sesuai laporan banjir yang masuk dari warga dan perangkat desa setelah hujan deras berintensitas tinggi turun cukup lama,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan sementara warga lainnya di kota Cirebon yang sudah tergenang banjir terjadi di kawasan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti. Ketinggian air di RT 08 RW 03 Kelurahan Kalijaga mengalami peningkatan akibat luapan Sungai Kalijaga.

Hal yang sama terjadi di wilayah  Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, debit air Sungai Suba terus naik dan sudah mentok jembatan.
Banjir juga melanda di Kriyan Barat Kelurhan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk. Luapan air Sungai Kriyan memasuki area permukiman warga kedalaman 60 centimeter.

Dengan kejadian banjir yang melanda di Ciayumajakuning itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatiwangi Ahmad Faa Izyn menyampaikan, hujan diprediksi akan terus berlangsung. Oleh sebab itu warga diimbau untuk waspada terhadap ancaman bencana.

“ Kami menghimbau kepada masyarakat luas, agar waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang bisa menyebabkan potensi genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan lainnya” Jelas Ahmad Faa Izyn.

Sedangkan instansi terkait, terlihat Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon sudah berada sejumlah titik rawan bencana bersama petugas lainnya juga warga dengan posisi siaga satu menangani banjir. ( Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat