Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Pemdes Mertapadawetan Menuntut PT. Jasa Marga

ToyaCirebonOnline.

Kab. Cirebon, Astanajapura –  Aset Desa Mertapadawetan tidak dapat dipergunakan secara maksimal yang berdampak pada lemahnya perekonomian warga sekitar. Akibat adanya pemvangunan jalan tol Pali-Kanci.

Melihat kondisi ini, Kuwu Sumarsono desa Mertapadawetan, Kecamatan Astanajapura, mengirimkan surat ke pihak Kejaksaan kabupaten Cirebon untuk menyelesaikan persoalan tersebut.  “ Pada hari ini, pihaknya kami dari Pemerintahan mengirimkan surat ke pihak Kejaksaan, dengan tuntutan pihak PT Jasa Marga, bertanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan yang berdampak kepada warga Desa Mertapadawetan. Dengan berpedoman sesuai UU Republik Indonesia No 6 Tahun 2014 Tentang Desa.” Ungkapnya.

Selain itu, desa Mertapadawetan merupakan desa yang memenuhi Unsur-unsur yang telah ditetapkan peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku, tetapi dalam realita dan faktanya, terjadi kerusakan secara  berkelanjutan di wilayah hukum atau tutorial desa Mertapadawetan, diantaranya, tatanan sosial dan lingkungan yang terjadi oleh dampak adanya Obyek Vital Negara ( Jalan Tol Palimanan-Kanci ) yang dikelola perseroan terbatas yang termasuk dalam Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) yaitu PT Jasa Marga “ Tandas kuwu Sumarsono.

Bahkan ditegaskan kuwu Sumarsono, selama dua kali Dekade ini, Pihak PT Jasa Marga tidak ada itikad baik, khususnya dalam meminimalisir terjadinya dampak yang selama ini, salah satu contohnya adalah banjir, dan mereka ( Jasa Marga Red ) merupakan BUMN yang secara tata kelola dan pelaksanaannya berdasarkan Kesejahteraan Umum dan Keadilan Sosial, oleh karenanya kami sangat berharap adanya penegakan hukum  sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku di Republik Indonesia “ Tegasnya.

Sementara itu,  Agus Fian Solihin, Divisi Sosial dan Budaya, DPC AMX Indonesia, menegaskan “ kami dari Organisasi Kemasyarakatan AMX Indonesia akan mengawal persoalan yang terjadi pada Pemdes Mertapadawetan. Agar aset desa dapat dipergunakan dengan baik dan bermanfaat bagi Masyarakat. Sebab siapapun dan dari pihak manapun, jika ingin membangun atau melaksanakan kegiatan, harus  mengutamakan kepentingan warga dan masyarakat.  pungkasnya. (Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat