Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Pemdes Karangasem Kebingungan ” Aneh, Kok Yang Dapat Bantuan Provinsi Cuma di Satu RW, Padahal Ada 5 RW” 

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon – Karangwareng. Sungguh sangat ironis, terkait pencairan Bantuan Provinsi bagi warga terdampak Covid- 19 di Desa Karangasem, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon.  Sebab, bantuan tersebut hanya ada di satu RW saja, dan RW yang lain hanya gigit jari. “Ini yang menjadi viral di Desa Karangasem dan tidak masuk akal. Kok cuma di satu RW yang mendapat bantuan dari Provinsi Jawa Barat.” Kejadian Keanehan data yang menerima Bantuan Provinsi Jawa Barat tersebut disampaikan Kuwu Desa Karangasem, Heriyanto, Rabu, (13/05/2020). 

Diapun menjelaskan bahwa bantuan provinsi untuk warga terdampak Covid- 19 terkonsentrasi di satu Rukun Warga saja. ” kami tidak mengerti mengapa yang menerima bantuan Banprov hanya terfokus di RW 5 dari jumlah RW keseluruhan yang ada di Desa kami sebanyak 5 RW, dan ironisnya penerima bantuan itu, ada yang suami istri, ini kan jelas menimbulkan kecemburuan dan kesenjangan sosial ekonomi dampak Covid 19 antar warga ” ungkapnya.

Bahkan kata kuwu Heriyanto, pihak pemdes mengajukan perhomonan untuk warga sebanyak 250 namun yang terealisasi hanya sebanyak 41. Kami kebingungan, selain jumlah yang sangat tidak sesuai , ditambah penerimanya semua warga RW 5 Dusun 5. Oleh karena itu, dirinya mencari solusi terbaik dengan cara membuat surat pernyataan bagi warga yang menerima program ganda untuk memilih salah satu, dan mudah mudahan dengan cara seperti ini semuanya dapat terselesaikan. walaupun memang banyak terjadi kesalahan Data atau program yang tidak tepat sasaran.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Iis, Janda yang memiliki dua anak  sudah tiga tahun ditinggal suami (Kuswono-Almarhum) tidak pernah memperoleh bantuan. ” saya ini memiliki dua anak yang sudah tiga tahun ditinggal suami ( Kuswono-Almarhum ) dan belum pernah menerima bantuan apapun, baik BPNT maupun PKH, dan selain saya masih banyak warga miskin yang luput dari perhatian Pemerintah.” Terang Janda beranak Dua. 

Sedangkan mereka, kata Iis, yang menerima bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dari kalangan yang sudah mapan. Saya bersama warga yang lain, hanya bisa menonton dengan hati sedih setiap kali melihat warga yang memperoleh bantuan. “Kami mengharapkan Pemerintah berlaku adil dan bijaksana demi warga dan masyarakat yang memang berhak untuk mendapatkan bantuan sesuai Pancasila “Keadialan Sosial bagi Masyarakat Indonesia. ” Tandasnya. (Red/*) 

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat