Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Pasien Virus Corona Kab.Cirebon 7 Orang Meninggal, 21 Sembuh dan ODR 26.182 Orang. 

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon – Pasien positif terkena Virus Corona bertambah jumlahnya menjadi 3 orang Update Senin, 13 April 2020. Dari ketiga riwayat pasien diketahui setelah melakukan kunjungan ke Bandung. Selain data penambahan 3 pasien positif Corona dalam perawatan, 8 orang berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) dalam perawatan,  21 orang sembuh dan sudah pulang dan yang meninggal 5 orang. Jadi berjumlah 34 orang positiv Covid -19 di kabupaten Cirebon. 

Hasil lain dari Covid -19 dari ODP masih dalam pemantauan 35 orang, selesai pemantauan 108 orang dan meninggal 2 orang uang berjumlah 145 orang ODP. Sedangkan orang dalam resiko (ODR)  berjumlah sebanyak 26.182 orang dan OTG 2 orang dalam pemantauan serta 2 orang selesai dan sembuh di Kabupaten Cirebon. Senin (13/04/2020).

Hal tersebut disampaikan juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan, untuk jumlah pasien dalam perawatan (PDP) 35 orang, sedangkan yang masih menjalani perawatan adalah 8 orang dan 21 orang sudah diperbolehkan pulang karena sudah dinyatakan sembuh. Jelas Nanan Abdul Manan. 

Diapun menjelaskan, bahwa ODP menjadi 145 orang, orang yang masih dalam pemantauan sebanyak 35 orang, 108 orang dinyatakan selesai pemantauan dan untuk orang dalam risiko (ODR) masih dalam pemantauan ada 26.182 orang. Ujarnya.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Cirebon yang meninggal dunia totalnya mencapai 7 orang. Jumlah itu dari PDP sebanyak 5 orang dan OPD 2 orang. Namun, semuanya belum bisa dipastikan berstatus apakah positif atau negatif Covid-19.

Nanan Abdul Mananpun menambahkan,  semua pasien baik PDP maupun ODP terjangkit dari daerah lain yang masuk zona merah. Jadi untuk sampai saat ini situasi Kabupaten Cirebon masih kondusif. Namun, pihaknya sangat cemas adanya penularan dari hubungan keluarga baik perorangan maupun golongan, tanpa ada riwayat perjalanan dari daerah zona merah.” Ungkapnya. (Toto M Said). 

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat