Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Muspika, Pemdes, Puskesos Mundu Monitoring Pembagian Banprov Tahap II

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon – Untuk memastikan bantuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sedang dibagikan di 12 Desa Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Camat Mundu Anwar Sadat memonitoring pembagian yang diberikan kepada warga yang telah terdata. Pihaknya selalu berkoordinasi dengan kuwu dar data yang berkurang dari jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Provinsi (Banprov) yang menjadi polemik di masyarakat baik Muspika, pemdes dan puskesos.

Hal tersebut dikatakan Camat Mundu Kabupaten Cirebon, Anwar Sadat M.S.i saat memonitoring pembagian Banprov di Desa Suci. “Masalah pengurangan jumlah KPM Provinsi Bansos (Bangub), pengurangan jumlah Bansos Provinsi tidak hanya terjadi di Kabupaten Cirebon saja, namun di seluruh Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, Selasa (14 / 7/2020)

” Kami monitoring pembagian Banprov yang dilakukan di Lima desa di Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, banyak ditemui data KPM Banprov yang berkurang dari 12 desa,” ungkapnya. 

Sedangkan menurut Hanifah ketua Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), menyadari dengan adanya kebijakan Gubernur Jabar yang mengurangi jumlah KPM Bansos Provinsi, maka akan terjadi kegaduhan di tengah masyarakat termasuk KPM yang data terhapus pada Bansos Provinsi.

“Kami menyadari risiko gejolak yang akan timbul di tengah-tengah masyarakat, maka untuk meredam gejolak di masyarakat. “Pihaknya bersama Muspika dan Pemdes dan Puskesos segera mensosialisasikan pada KPM yang terhapus datanya pada Banprov,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ketua Puskesos Desa Banjarwangunan Jahir dan Tarsija Desa Luwung menyebutkan, warga yang menerima bantuan dari Pemprov Jawa Barat tahap II ini  dari jumlah 1088 menjadi 457 penerima manfaat (KPM). Ini bentuk banprov yang mengurangi penerima di kecamatan Mundu, menjadi polemik di masyarakat. Namum, kami berharap agar masyarakat tetap kondusif dengan adanya pengurangan Banprov ini.

Diapun menjelaskan, bantuam yang diberikan oleh Pemprov Jabar berupa sembako dan uang tunai. Untuk sembako yang diberikan senilai Rp 350 ribu, sedangkan uang tunainya sejumlah Rp 150 ribu. Bantuan dari provinsi akan diberikan selama 3 bulan.

” Perubahan data penerima bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahap dua yang mengalami pengurangan lebih dari 50 persen, dari tahap pertama. Kondisi ini hampir terjadi di setiap desa di Kabupaten Cirebon”. Ungkapnya. (Toto M Said).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat