Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Logo

Google




Feed



Logo

Google




Feed



Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Kuwu Gunung Sari dan Warga Menagih Janji DPRD dan BBWS “Sungai Ciberes Mau Di Apain”

CirebonOnline

Kab. Cirebon, Waled – Pada saat desa Gunungsari dan 4 desa lainnya di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, di landa banjir yang hampir 30 kali. Banyak permasalahan yang timbul dari akibat banjir, baik itu ekonomi, kesehatan, kesejahteaan, pendidikan lumpuh, kerugian berbagai macam sektor serta was was masyarakat.

Dan, dari peristiwa tersebut, berbagai pejabat dari eksklusif, legislatif serta perusahaan swasta dan donatur lainnya turut berkunjung dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban penderitaan warga yang terkena dampak banjir. “Sungguh kami berterima kasih dan bersyukur kepada Allah SWT.” Ungkap Kuwu Sri Umsari ibu Kuwu Gunung Sari yang di dampingi Sekdes Aris Suherman kepada media. Rabu. (21/07/2021).

Akan tetapi, kami bersama warga desa Gunung Sari dan sekitarnya, menunggu dan menagih janji dari eksklusif serta legislatif yang akan menanggulangi sungai Ciberes agar tidak lagi adanya banjir di Kecamatan Waled. Betul kami dapat perhatian dengan kunjungan dan bantuan baik dari intansi pemerintah, DPRD Kabupaten Cirebon juga Provinsi hingga DPR RI yang semua berjanji siap memperjuangkan dengan di gelontorkannya pokir hingga mengusulkan ke BBWS dan PUPR Daerah dan Kementerian.

“Kami menagih janji para eksekutif dan legislatif untuk menanggulangi banjir, agar tidak terulang banjir di desa Gunung Sari dan sekitarnya.” Tandas Ibu Kuwu Sri Umsari

Menurutnya, untuk menanggulangi banjir di Kecamatan Waled, secara cepat lewat penyodetan sungai hingga reklamasi sungai Ciberes. “Namun nampaknya janji tinggal janji dan masyarakat hanya menunggu janji pasti dari pejabat eksekutif dan legislatif.” Ungkapnya.

Sri Umsari juga menyampaikan sebagai kuwu Gunung Sari, kecamatan waled Kabupaten Cirebon, yang melanjutkan program kerja pendahulunya, sedang fokus untuk mengatasi persoalan banjir di tahun ini dan tahun depan. Sebab, ini yang menjadi prioritas program kerja untuk meringankan dan mengentaskan beban penderitaan warga yang sudah puluhan tahun tanpa ada solusi. Masyarakat menunggu sampai sekarang di tahun anggaran 2021, belum ada kejelasan terutama untuk normalisasi sungai Ciberes sebagai biang dari banjir di wilayah Waled.

Hal senada juga di sampaikan aktivis Cirebon Timur Adang Juhandi, warga sekitar Kecamatan Waled, mulai cemas dan was-was. Pasalnya, sekarang tinggal beberapa bulan lagi akan memasuki musim penghujan. Sedangkan Sungai Ciberes belum ada perubahan dan kegiatan untuk mencegah serta menanggulangi banjir di wilayah Kecamatan Waled dan sekitarnya.

“Kami menagih janji kembali DPRD dan BBWS sejauh mana implementasinya, ingat janji itu utang, jangan sekedar ramai-ramai tebar pesona.” Ketusnya.

Adangpun mengatakan, memang betul sekarang ini sedang pandemi Covid-19 mengupayakan pencegahan penyebarang virus corona. Namun upaya serius harus direalisasikan, jangan hanya janji dan harapan, kasihan masyarakat. Dan, semua warga juga tokoh masyarakat, selalu menanyakan persoalan penanggulangan banjir ini kok tidak ada eksen apa apa. “Kami selalu was was dan khawatir di saat menghadapi musim penghujan di tahun ini.”

Masih kata Adang, dalam waktu dekat, kami beserta beberapa perwakilan masyarakat, akan segera datangi BBWS, untuk konfirmasi langsung keseriusan BBWS untuk penanggulangan banjir di Waled. Pungkasnya (Toto MS/Adang J.)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat