Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Kuwu Gebang Kulon Putusan Perkara Nomor: 34/G/2020/PTUN BDG “Secara Pribadi Ingin Mengajukan Banding Bahkan Kasasi”

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon – Pada hari Kamis tanggal 27 Agustus 2020, Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung telah mengeluarkan keputusan terkait perkara dengan Nomor : 34/G/2020/PTUN.BDG dimana yang menjadi objek sengketanya adalah keputusan Kuwu Gebang Kulon Nomor:141.1/KEP.006-SEKRET/2020 Tentang Alih Tugas Jabatan Perangkat Desa Gebang Kulon Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon.

Dalam permohonan penundaan yang dituliskan oleh tergugat terdapat dua (2) point yang disampaikan, pertama; tergugat memohonkan agar majelis mengabulkan permohonan penundaan Keputusan Kuwu Gebang Kulon Nomor: 141.1/KEP.006-SEKRET/2020 Tentang Alih Tugas Jabatan Perangkat Desa, kedua; memohonkan agar majelis mewajibkan tergugat untuk menunda tindak lanjut administrasi pelaksanaan Keputusan Kuwu Gebang Kulon Nomor: 141.1/KEP.006-SEKRET/2020 Tentang Alih Tugas Jabatan Perangkat Desa.

Sementara dalam pokok perkara penggugat menuliskan empat point yang disampaikan kepada majelis, pertama; memohon dikabulkannya gugatatan, kedua; memohon pembatalan surat keputusan kuwu gebang kulon, Ketiga; memohon agar ada pencabutan surat keputusan kuwu gebang kulon dimaksud, keempat; adanya rehabilitasi .

keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung pada tanggal 27 Agustsus 2020 memang benar pada pokok perkara yang dimohonkan oleh para penggugat dikabulkan seluruhnya oleh majelis hakim, akan tetapi dalam hal permohonan penundaan yang disampaikan oleh para penggugat dijawab oleh majelis dengan “Menolak permohonan penundaan pelaksanaan surat keputusan objek sengketa yang dimohonkan oleh para penggugat”
pada putusan ini yang menjadi kunci adalah adanya putusan penolakan terhadap permohonan penundaan yang dimohonkan oleh para penggugat, dimana para penggugat menghendaki agar selama proses pemeriksaan  sampai adanya putusan hukum yang memperoleh kekuatan hukum majelis pemeriksa mewajibkan tergugat untuk menunda tindak lanjut administrasi pelaksanaan keputusan kuwu gebang kulon dimaksud. Sementara pada tanggal 8 Juli 2020 Kuwu Desa Gebang Kulon telah menerbitkan Keputusan Kuwu Gebang Kulon Tentang Pemberhentian Perangkat Desa.

Bahwa kesimpulannya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor : 34/G/2020/PTUN.BDG tidak bisa membatalkan surat keputusan Kuwu Gebang Kulon atas Pemberhentian para penggugat walaupun SK alih tugasnya dicabut/ dibatalkan, karena penundaan terhadap objek perkara a quo ditolak sebagaimana penejelasan pada point 4 di atas.

Dari hasil keputusan PTUN Bandung itu, Kuwu Gebang Kulon, Ia menyerahkan secara sepenuhnya kepada tim Kuasa hukumnya, meskipun secara pribadi ia ingin mengajukan banding bahkan kasasi terkait putusan PTUN Bandung tersebut.
“Jadi intinya kembali lagi saya serahkan sepenuhnya wacana ini kepada kuasa hukum apakah ini mau mengacu ke banding atau kasasi. Yang jelas saya sebagai pribadi ingin banding dan kasasi,” tegas Andi.

Sedangkan Ketua Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC), Rochmat Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya meminta dukungan dari Pemda dan yang berwenang terkait regulasi soal sengketa pasca pilwu. Karena selain meninggalkan aspek teknis juga meninggalkan dampak psikologis. “Saya berharap kepada pemerintah daerah agar membuat payung hukum yang tegas sehingga rekan-rekan kuwu terpilih bisa fokus melaksanakan tugasnya pasca pemilihan kuwu,” Tandas Plt. Ketua FKKC

Sementara itu menurut kuasa hukum Kuwu Gebang Kulon Arif Rahman SH, agenda yang dibahas dalam agenda itu yakni memperjelas terkait putusan yang dikeluarkan PTUN Bandung per tanggal 27 Agustus 2020. Ada belasan wartawan yang menghadiri konferensi pers tersebut. Dan Kuwu Andi mendapat dukungan dari rekan sesama kuwu yang ada di Kabupaten Cirebon serta di Kecamatan Gebang. “Ini sebagai bentuk solidaritas dari para kuwu terhadap masalah yang merundung Pemdes Gebang Kulon.” Ungkap Arif Rahman SH. kuasa hukum Kuwu Gebang Kulon
(Red/*)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat