Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Kuwu Dedi, Buang Sampah di Desa Banjarwangunan Denda Rp 500.000.

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Mundu — Pembuangan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPSP) seharusnya menjadi tanggung jawab bersama baik pemda, pemdes, warga setempat dan masyarakat sekitarnya. Untuk menanggulangi permasalahan sampah agar tidak berserakan atau sembarangan membuang sampah pada tempatnya.

Seperti yang terjadi didesa Banjarwangunan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, banyaknya sampah yang di buang sembarangan oleh warga sekitar desa Banjar akhirnya menumpuk dan berserakan di pinggir jalan raya sebagai aset pintu keluar masuk desa Banjarwangun.  

Hal itu dikatakanbKuwu Dedi Setiawan, ini menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani pihak pemdes dan warga desa Banjarwangunan. Sebab warga desa lain membuang sampah sembarangan alias asal lempar sambil berjalan naik kendaraan baik roda dua maupun roda empat. 

“Kami beserta Pemdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat dan pemuda serta warga desa Banjarwangunan, sangat keberatan dan marah, sebab wilayah desanya menjadi pusat pembangunan sampah oleh warga sekitar yang lewat sambil buang sampah,” Tandas Kuwu Dedi Setiawan didampingi pemdes dan warga, saat membakar sampah dilokasi. Sabtu,  (09/11/2019).

Lanjut Kuwu Dedi, merasa keberatan tersebut disebabkan estetika desa Banjarwangunan kesehatan lingkungan warga yang berdampak pada kekhawatiran akan adanya pencemaran lingkungan kesehatan masyarakat Desa Banjarwangunan.

“sampah yang datang dari luar Desa dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga. Ditambah lagi sampah bisa menjadi pencemaran dan mengganggu kesehatan warganya.” ungkapnya.  

Akhirnya kuwu Dedi bersama warganya sudah berkomitmen, saat membakar sampah dipinggir jalan raya desa bersama Pemdes dan Lembaga desa Banjarwangunan. “Sudah kita bersihkan sampah berserakan di desa banjarwangunan, kami bersihkan sampah langsung dengan Rt/Rw dan perangkat desa masyarakat. Bahkan kami sepakat, akan membuat baliho yang membuang sampah di desa banjarwangunan ketangkap harus bayar denda Rp 500.000.”.Tegasnya. (Toto M Said) 

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat