Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Kabupaten Cirebon

Kuwu Cirebon Timur, Sudah Saatnya Memegang Tongkat Estafet Roda Kepemimpinan FKKC 2021

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Waled – Kontestan bursa pemilihan calon Ketua FKKC tahun 2020, telah muncul 3 orang Kuwu, yaitu Kuwu Lili Mashuri kuwu Cipeujuhkulon, Kuwu Lebakmekar, Alex Setiawan dan Kuwu Muali desa Kraton. Dan, untuk menjadi kandidat Calon Ketua FKKC, para calon ketua harus mendapatkan dukungan dari 100 orang kuwu dari 412 kepala desa yang ada di Kabupaten Cirebon.

Hal itu, di lakukan sosialisasi oleh para calon ketua FKKC di Wilayah Timur Cirebon (WTC), salah satunya adalah H. Lili kuwu desa Cipeujuhkulon, yang melaksanakan pertemuan para kuwu di 5 kecamatan dengan silaturahmi untuk mendengarkan aspirasi para kuwu demi memajukan peran visi misi dan tupoksi FKKC sesuai harapan semua kuwu di Kabupaten Cirebon.

“Adanya pertemuan ini, semata mata untuk penguatan silaturahmi para kuwu menjelang pemilihan ketua FKKC dan meminta sharing pesan untuk kemajuan serta keamanan juga kesejahteraan organisasi FKKC di Kabupaten Cirebon.” Ungkap kuwu H. Lili. Kamis (26/11/2020). 

Sedangkan kuwu Tarsono desa Babakan Losari, dalam pertemuan tersebut menyampaikan, akan adanya perhelatan pemilihan ketua FKKC. Pihaknya menginginkan kuwu diwilayah timur Cirebon bersatu untuk mensukseskan pemimpin FKKC dari kuwu Cirebon Timur. 

Hal senada di katakan kuwu Aris desa Cilengkrang Girang, kami sependapat apa yang dikatakan kuwu Tarsono, bahwa sudah saatnya ketua FKKC dari kuwu Cirebon timur. Hal itu disepakati oleh perwakilan kuwu dari 5 kecamatan seperti kec. Pesaleman, Waled, Pabedilan, Lemah abang dan Astanajapura.

“Sudah saatnya, kuwu Cirebon timur dari sosok H. Lili memegang tongkat estafet roda kepemimpinan FKKC tahun 2021 mendatang.” Ungkapnya.

Selain itu, kata kuwu Imas desa Leuwidinding kecamatan Lemahabang memaparkan, saat ini kondisinya masih dimasa pandemi, sehingga tidak memungkinkan untuk mengumpulkan banyak kuwu, sehingga kita galang silaturahmi dengan kotak kotak perkecamatan. Sedangkan untuk Mubes, kita upayakan bisa melaksanakannya pada awal bulan Desember 2020 ini, sambil melihat perkembangan Covid-19.

“Untuk mengumpulkan semua kuwu 400 lebih, dimasa pandemi virus Corona sangat berisiko. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus benar-benar ditegakkan dan diperketat dalam Mubes nanti. Tandasnya. (Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat