Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Berita Nasional Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Ketua PWI Cirebon, “Penghinaan terhadap Wartawan itu Pidana”

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon, Moh. Noli Alamsyah menegaskan, penghinaan terhadap profesi wartawan/jurnalis itu masuk kategori pidana, sehingga siapapun pelakunya harus diproses hukum.

Ketua PWI Cirebon mendukung inisiatif dan langkah Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon yang melaporkan mantan Kuwu Gebang Kulon, Ahmad Sobirin atas tuduhan penghinaan terhadap profesi wartawan. Laporan ke Polresta Cirebon dilakukan Ketua IWO Cirebon, Muslimin.

“Siapapun dan tidak pandang bulu, melakukan penghinaan itu jelas perbuatan pidana. Kami dari PWI Cirebon mendukung langkah IWO Cirebon. Kami minta polisi tegas dan serius menangani kasus ini. Para wartawan tentu memantau kinerja polisi,” tandasnya, Rabu (02/09/2020).

Menurut Noli, apa yang diucapkan Ahmad Sobirin alias Wiwing sangat menghina dan merendahkan profesi wartawan. Kata-kata yang disampaikan sangat tidak terpuji, kotor, kasar dan tentu saja menyakitkan jurnalis.

“Saya sangat terkejut ketika mendapat laporan dari Wakil Sekretaris PWI Cirebon, Toto M. Said tentang adanya persoalan tersebut. Apalagi, ketika mendapat kiriman rekaman percakapan antara Ahmad Sobirin dengan salah satu wartawan di Cirebon timur. Kata-kata yang terucap sangat kasar, bahkan sampai keluar sebutan binatang. Ini tidak bisa dibiarkan, harus diproses hukum,” katanya.

Ia menekankan, profesi wartawan adalah mulia. Dalam menjalankan tugasnya, wartawan dilindungi UU Pers No. 40 tahun 1999.

Bila ada hal-hal yang kurang berkenan terhadap berita yang dibuat wartawan, narasumber punya hak jawab. Narasumber bisa memberikan klarifikasi atau penjelasan yang wajib dipatuhi wartawan dan medianya.

“Jadi, tidak perlu arogan dan sok jagoan. Kalau ada yang kurang berkenan, datangi saja kantor redaksinya untuk menyampaikan penjelasan. Saya menilai apa yang dilakukan yang bersangkutan sudah jelas-jelas arogan. Sekali lagi, kami minta polisi tegas. Proses hukum sehingga ada efek jera,” lanjut Noli. (Toto M. Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat