Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Logo

Google




Feed



Logo

Google




Feed



Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Ketua FKKC Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon “Insyaallah Di Gelar Bulan November 2021”

CirebonOnline

Kab. Cirebon, Gunung Jati – Ketua Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC), Kuwu Muali desa Keraton, disaat melaksanakan Haul Mbah Kuwu Cirebon yang berlangsung di Desa Talun dan Desa Astana Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Berlangsung Kondusif dan sukses dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Kuwu Muali menyampaikan, pelaksanaan pemilihan Kuwu (Pilwu) akan serentak dilaksanakan di bulan November tahun 2021. Untuk pelaksanaan pilwu serentak di 135 desa berada di 38 kecamatan, di bulan November tahun 2021. “Insyaallah FKKC dan Pemda Kabupaten Cirebon mampu melaksanakan Pilwu Serentak di bulan November.” Tegasnya. Selasa, (10/8/2021).

Kuwu Muali menjelaskan, FKKC siap menggelar pelaksanaan pilwu serentak tahun 2021. Dan bila situasi masih landai begini, pasti pilwu serentak di 135 desa bisa di gelar. Namun harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan-tahapan sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.

“Kami semua berharap, jangan sampai angka Covid-19 menjadi naik. Agar pesta demokrasi rakyat pemilihan Kuwu, berjalan dengan baik dan Covid-19 bisa di antisipasi,” Harap MuaIi kepada media di Astana Gunung Jati selesai melakukan Tahlilan bersama para Kuwu.

Diapun memaparkan, dalam Pelaksanaan pilwu, dimasa Pandemi Covid-19 akan ditiadakan kampanye umum atau berkerumun masa. Pihaknya akan mensosialisasikan untuk kampanye bisa melalui medsos dan alat digital lainnya untuk menghindari kerumunan massa.

Dalam mensiasati tahapan-tahapan Pilwu kata Kuwu Muali, harus diterapkan administratif yang tidak menimbulkan kerumunan. Sedangkan dalam surat keputusan Kemendagri tentang penundaan pelaksanaan pilkades apabila di bulan Agustus, maka diundur sampai dua bulan.

“Jadi Pilwu Serentak 2021 tetap berjalan sesuai rencana. Agustus ini, tahapan akan masuk ke dalam pembentukan panitia pemilihan,” Tandas Muali.

Hal senada dikatakan Sekjen FKKC Kuwu Ahmad Hudori, bahwa, pelaksanaan pilwu akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Sebab, dalam pilwu itu biasanya ada kerumunan. Mulai dari pengundian nomor urut, kampanye, sampai dengan proses pemungutan suara.

Oleh sebab itu, FKKC bersama Pemda Kabupaten Cirebon serta instansi terkait lainnya, sudah menyiapkan berbagai skema untuk pelaksanaan pesta demokrasi di desa itu dengan cara prokes yang sangat ketat.

“Jangan sampai adanya pesta rakyat itu menjadi klaster baru. Sehingga berdampak pada penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon.” Harapnya.

Kuwu Ahmad Hudori desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon juga mengungkapkan, pilwu di bulan November 2021 tetap harus digelar. Akan tetapi harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan pelaksanaannya akan ada aturan tersendiri. Pungkasnya. (Toto M Said).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat