Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Berita Nasional Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Kementrian Pariwisata Gelar Kegiatan BISA di Wisata Mangrove Caplok Barong Desa Ambulu

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Losari  Di masa Pandemi Covid 19, memang waktunya untuk menggerakan bersih – bersih tempat wisata di dalam negeri terutama daerah yang potensial. Bahkan kalau perlu yang di sekitar tempat tinggal kita atau wisata kita. Sebab bila tempat wisata bersih, indah, sehat dan aman (BISA), Pasti banyak wisatawan dari luar daerah yang  ingin mengunjungi wisata. Hal tersebut di lakukan gerakan BISA (bersih, indah, sehat, aman) di areal wisata Mangrove Caplok Barong desa Ambulu kecamatan Losari Kabupaten Cirebon. Sabtu (26/09/2020). 

Menurut Direktur hubungan antar lembaga kementrian pariwisata, Candra Negara, penanaman pohon mangrove membuat tempat ekowisata menjadi menarik.
Meski lokasinya jauh, tapi pengunjung yang datang bukan hanya warga Ambulu, melainkan dari berbagai daerah. Maka di giatkan dari bersih-bersih sampah sampai memberi bantuan tumbler dan pengecatan wisata mangrove. Sebab, pihaknya menaruh perhatian terhadap wisata desa Mangrove Caplok Barong di Ambulu sebagai aset pariwisata yang maju dan berkembang seiring fenfan inovasi dan perbaikan.

“Dengan adanya kegiatan di Desa Ambulu, maka besar harapan kami untuk menggerakan kegiatan BISA, wisata mangrove disamping menahan abrasi juga bisa meningkatkan ekonomi desa di Ambulu,” katanya. 

Lebih dari itu, Candra juga menjelaskan, kegiatan Bersih, Indah, Sehat dan Aman di semua pariwisata mangrove, memang untuk merestorasi ekosistem mangrove yang ada di lokasi tersebut. Sejumlah kegiatan juga dilakukan, antara lain membersihkan wilayah pesisir (coastal clean up), penanaman mangrove, dan sosialisasi perilaku hidup bersih.

“Kami melakukan beberapa inovasi yang bertujuan untuk menjaga dan inovasi wisata mangrove agar terlihat menarik, nyaman, damai sesuai harapan dan keingingan pengunjung wisata dari berbagai daerah. Untuk memperlihatkan wisata mangrove yang mulai lebih baik dan maju.” Ungkap Candra Negara Direktur hubungan lintas lembaga kementrian pariwisata kepada CirebonOnline.com.

Sedangkan Kuwu Sunaji desa Ambulu memaparkan, awalnya tempat ini, hanya mangrove biasa, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan. Akan tetapi bantuan dari pemkab dan instansi terkait lainnya, mampu menyulap kawasan mangrove Caplok Barong itu menjadi destinasi wisata di kabupaten Cirebon.

” Kami bersama tokoh masyarakat da lembaga desa membangun track mangrove maupun hiasan ornamen dari bambu, yang bisa dijadikan spot foto,Tak hanya membangun track, yang berbentuk jembatan terbuat dari bambu, juga melakukan penanaman ribuan pohon mangrove di wilayah pantai desa Ambulu.” terang kuwu Sunaji.

Diapun berharap, dalam melakukan kegiatan wisata mangrove agar bersih indah dan aman serta adanya ekowisata mangrove lokasi itu dapat dikenal oleh masyarakat luas, sehingga dapat menaikan taraf ekonomi masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Ke depannya, dirinya menginginkan  pemdes dan instansi terkait akan terus melakukan penanaman demi memulihkan ekosistem mangrove di sana. Selain itu, mereka akan fokus mengembangkan produk olahan mangrove, yang dijalankan oleh kelompok masyarakat setempat.

Bahkan Kuwu Sunaji juga mengapresiasi adanya kaloborasi antara perusahaan swasta dan pemerintah dan elemen masyarakat, untuk mengembangkan lagi potensi sektor kepariwisataan di Kabupaten Cirebon.

“Memang harus saling kolaborasi, selain pemerintah, juga dari CSR (perusahaan) dan juga harus di dukung oleh warganya itu sendiri,” pungkasnya. (Toto M Said).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat