Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Kabupaten Cirebon

Kecamatan Mundu Adakan Kegiatan Pelayanan Sidang Tera

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Mundu – Selama dua hari  kecamatan Mundu ditempati kegiatan pelayanan sidang tera untuk masyarakat Cirebon agar timbangannya sesuai alat ukur saat bertransaksi jual beli. Dalam merealisasi amanat UU No 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Unit PelayananTeknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal untuk melayani uji alat ukur berupa timbangan yang dinilai cukup efektif dalam upaya mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan alat ukur di dalam transaksi jualbeli di perusahaan, instansi dan warung (toko). 

Dikatakan A. Hari Sumitro Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, pihaknya mengharapkan melakukan pengujian semua jenis alat ukur yang berkaitan dengan fungsi transaksi perdagangan dalam menentukan harga, setelah dilakukan pengujian hasilnya akan dilihat apakah sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan atau tidak dan setiap alat ukur berbeda-beda dan memiliki alat teknis yang berbeda. Untuk jenis timbangan, umumnya akan dilakukan pengujian setahun sekali.

” Untuk hari ini Kamis sampai Jumat, kami telah melayani uji alat ukur sekitar 65 lebih tera milik masyarakat Kecamatan Mundu dan sekitarnya. Kami lakukan pelayanan sidang tera alat ukur timbang takar dan perlengkapannya (UTTP),”  Kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian H. Deni Agustin,  SE melalui A. Hari Sumitro. Jumat, (09/08/2019).

Ditambahkan A. Hari Sumitro, untuk memaksimalkan layanan uji alat ukur berupa timbangan, pihak UPTD Metrologi Legal memiliki program sidang tera ulang disetiap kecamatan dengan rincian perkecamatan selama dua hari. Diapun memaparkan Uji alat ukur berupa timbangan yang dilayani di halaman Kantor Kecamatan Mundu hari ini, Jumat (09/08/2019) mengadakan pelayanan tera (tera ulang)  UTTP milik masyarakat pelaku usaha uang ada diwilayah kabupaten Cirebon. Jelasnya. 

Sementara itu Camat Mundu August Pentristianto melaluu Eksbang Ahmad Sukiman menghimbau, bagi warga Mundu dan sekitarnya untuk menghindari penyalagunaan timbangan dalam melakukan transaksi jual beli barang yang menggunakan alat ukur berupa timbangan.

“Tidak dibenarkan, manakala ditemui pedagang yang menggunakan benda lain selain anak timbang dalam melakukan tran saksi jual beli yang menggunakan alat ukur timbangan karena tidak standar,” tegasnya.

Diharapkan Ahmad Sukiman, bagi para pedagang yang memiliki alat ukur berupa timbangan supaya melakukan pengujian, sebab apabila didapati atau ditemui adanya pedagang yang belum melakukan uji tera ulang maka alat ukur berupa timbangan akan diberikan sanksi berupa peringatan hingga penyitaan alat ukur. Tandas Ahmad Sukiman (Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat