Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Kecamatan Astanajapura Bersama Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) Memperingati Hari Disabilitas Internasional

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Astana Japura –  Kecamatan Astanajapura bersama Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) memperingati Hari Disabilitas Internasional dihalaman Kecamatan yang dihadiri Pemdes, Muspika dan Muspida Kabupaten Cirebon beserta undangan lainnya.

Disampaikan Camat M. Iing Tadjudin Astana Japura, diadakannya Peringatan Hari Disabilitas bukan hal pertama yang dilakukan oleh Forum Komunikasi
Difabel Cirebon (FKDC). Sebab setiap tahunnya FKDC selalu menyelenggarakan peringatan Hari Disabilitas Internasional dengan berbagai bentuk kegiatan dan kreatifitas. “Untuk tahun ini, Forum Komunikasi Difabel Cirebon melakukan hal baru untuk mewujudkan Cirebon khususnya Desa Kendal Kecamatan Astanajapura yang inklusif, Forum Komunikasi Difabel Cirebon
berkerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Astanajapura untuk menyelenggarakan kegiatan
Peringatan Hari Disabilitas Internasional dengan tema “99 Warna Menuju Cirebon Inklusif”. Ungkapnya. Rabu, (11/12/2019).

Lebih dari itu, Camat Iing menjelaskan, dalam rangka memperingati hari disabilitas ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran dan
kepedulian masyarakat, pemerintah, lembaga sosial, media, maupun lembaga terkait lainnya terhadap isu disabilitas sehingga ada penyediaan fasilitas publik yang ramah dan mudah diakses
oleh disabilitas dan OYPMK serta terbukanya peluang dan kesempatan bagi disabilitas dan OYPMK untuk menjalin kerjasama dengan stakeholder di berbagai bidang. Jelas Camat Iing.

Sementara itu, ketua panitia Disabilitas Oni memaparkan, untuk membangkitkan kesadaran para disabilitas dan OYPMK tentang hak dan kewajibannya dengan
mengutamakan peningkatan peran dan pelaksanaan kewajiban mereka sehingga tercipta keseimbangan yang selaras dan mampu bersama-sama merintis penyelenggaraan kegiatan
pembinaan baik yang bersifat rutin maupun berkala (event khusus) dalam upaya meningkatkan potensi disabilitas dan OYPMK. Ujarnya.

Ditambahkan Oni, secara umum acara peringatan ini berupa serangkaian kegiatan yang sifatnya
kampanye (campaign) dalam rangka mendorong kepedulian masyarakat tentang keberadaan hak para penyandang Disabilitas dan OYPMK, dalam bentuk advokasi public baik bentuk publikasi melalui media maupun aktivitas lainnya seperti, pemutaran Video, pameran, diskusi, workshop, pentas seni, serta pemberian penghargaan. Katanya.

Selain itu, kegiatan Hari Disabilitas Internasional ini diawali dengan parade komunitas roda tiga dan pengenalan mobil ramah disabilitas, dilanjutkan dengan upacara pembukaan, talk show mengenai layanan dasar penyandang disabilitas dan ekonomi kreatif bagi penyandang disabilitas, workshop/ diseminasi desa inklusi, publikasi bentuk dukungan dari pemerintah, penampilan drama inklusi, penayangan video amatir, simulasi berperan menjadi disabilitas, hiburan dan doorprize. Katanya. (Toto M Said/BM)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat