Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

FKDC Mengharapkan Semua Desa Di Kabupaten Cirebon “Desa Inklusi”

ToyaCirebonOnline.com

Kab.Cirebon –  Desa inklusi adalah desa yang mendorong pemenuhan hak yang sama dalam layanan yang setara kepada semua orang termasuk penyandang disabilitas. Salah satu Desa yang menjadi percontohan adalah Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, kabupaten Cirebon. Sensitasi isu kusta dan disabilitas kepada organisasi masyarakat dan media Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) termasuk didalamnya pengetahuan tentang desa inklusi. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DPMPD Kabupaten Cirebon yang dihadiri oleh pengurus FKDC, para Difabel atau disabilitas dari beberapa wilayah se-kabupaten Cirebon, DPMPD (Tamim), Dinsos Kabupaten Cirebon dan Yayat Kasi Pemerintham Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon.

” Kami mengharapkan semua Desa inklusi, desa yang mendorong pemenuhan Hak yang sama dalam layanan yang setara kepada semua orang termasuk penyandang disabilitas.” jelas nara sumber dari FKDC , Mujid di Gedung pertemuan DPMPD Kabupaten Cirebon.

Selain itu, Mujid mengharapkan adanya peran media dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa difabel atau disabilitas bukan cacad. Sebab, disabilitas bukanlah kecacadan yang ditonjolkan, mereka sama sepertiĀ  kita hanya saja memiliki keterbatasan dan paradigma yang harus diperbaiki. Terang Mujid pada CirebonOnline.com. Rabu (12/08/2020).

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang penderita kusta, Rusdin Mujahid , yang saat ini menjadi salah seorang guru LSB status sedang kuliah disalah satu perguruan tinggi, semester lima manuturkan.  ” Dulu saya sangat minder dan malu setelah mengetahui menderita kusta. Dirinya dicemooh oleh beberapa orang, namun rasa minder itu justru membuat langkah dan harapan terhambat. Oleh karena itu, kami meminta kepada semua pihak agar tidak melakukan diskriminasi kepada kami maupun saudara difabel. Sebab kamipun sama dengan manusia lainnya, hanya saja dibedakan oleh keterbatasan, ” tegasnya. 

Sedangkan Kabid Resos Dinsos Kabupaten Cirebon,  Dr. H. Mashuri, mengapresiasi adanya kegiatan Difabel ini yang di gagas oleh FKDC. ” Kami dari pihak pemerintah tentunya sangat mengharapkan adanya peran serta dari semua pihak dalam memberikan perhatian dan kesamaan hak terhadap kaum Difabel.” ungkapnya

Dr. H. Mashuri juga menambahkan, mereka itu memerlukan kesetaraan Hak dalam segala hal, dan kami sangat mendukung acara yang digagas oleh FKDC, karena pada prinsipnya kaum Difabel itu memiliki kelebihan yang istimewa dari Allah. “Mereka hanya dibedakan oleh keterbatasan, dan kita harus menghormati mereka dengan segala keterbatasan yang dimiliki ” pungkasnya. (Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat