Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Di Duga Hukum Penggelapan Anggaran Desa Sarajaya Prosesnya Stagnan

CirebonOnline


LEMAHABANG – Inspektorat sudah memberikan data kerugian negara pada pihak kepolisian, terkait kasus dugaan penggelapan anggaran Desa Sarajaya, Kecamatan Lemahabang. Demikian dikatakan Auditor Inspektorat Kabupaten Cirebon, Rusman.
“Sekitar tahun lalu kami sudah memberikan data ke pihak kepolisian mengenai dugaan penggelapan anggaran desa. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut,” katanya disela audit anggaran di Desa Cipeujeuhkulon, Kecamatan Lemahabang, Senin (22/4/2019).
Rusman menceritakan, dugaan penggelapan anggaran yang dilakukan Kuwu Desa Sarajaya berinisial AL terjadi sekitar 2017 silam dan ketika Polres meminta data kerugian kerugian negara, langsung dipersiapkan. Sekitar 2018 lalu diserahkan ke Polres. “Sekitar Rp 210 juta anggaran desa yang diduga digelapkan kuwu dan hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian,” ceritanya.
Sementara itu, hasil audit di Desa Cipeujeuhkulon, sebagian besar tidak sinkron antara pelaksaan di lapangan dengan APBDes. “Secara umum temuan yang ada di desa, kurang sinkron realisasi di lapangan dengan APBDes. Meski demikian, bisa dimaklumi. Karena, keinginan masyarakat. Dalam hal ini, pihak desa harus merubah APBDes melalui musyawarah dengan lembaga desa dan masyarakat,” jelas Rusman.
Penjabat Kuwu Desa Cipeujeuhkulon, Dadang Sudarna, mengucapkan terima kasih pada inspektorat yang audit di desanya. “Tentunya akan dibenahi kekurangan dari hasil audit inspektorat,” imbuh Dadang. (Red/Jm)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat