Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Berita Nasional Kabupaten Cirebon

Dewan Pers Gelar Workshop Bersama Organisasi dan Media Cirebon

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon – Dewan Pers mengundang berbagai organisasi Wartawan seperti IJTI PWI, AJI PRSNI, AMSI, SMSI dan media cetak, elektronik juga Media Jejaring Sosial lainnya dalam rangka hasil dari pasca pileg dan pilres serta persiapan menjelang pilkada serentakdan pemilu pada tahun 2020. Diharapkan insan pers berperan aktif untuk mensuksekan agenda tersebut dan tidak turut menyebarkan hoak, tidak melakukan provokasi dan menyebarkan ujaran kebencian serta memancing keributan di masyarakat.


Disampaikan pada Workshop Dewan Pers  Ahmad Djauhar selaku ketua Komisi Penerima pendataan dan verifikasi Dewan Pers, persaingan pada pilkada diprediksi bakal lebih keras lagi dibandingkan dengan pilpres. Sehingga kami mengharapkan insan pers dapat berperan sebagai mediator, katalisator, dan fasilitator dari arus informasi publik yang mencerahkan.

“Kami mengharapkan netralitas media dan jangan turut arus didalam politik tertentu. Sebab apabila wartawan dan media tidak ikut didalam politik maka hasil pemberitaan dipublikasikannya mendinginkan suasana suhu politik ,” ungkap Ahmad, anggota Dewan Pers pembicara Workshop Peliputan Pasca Pileg dan Pilpres di Hotel Aston Cirebon, Jumat (18/10/2019).

Pada kesempatan itu juga dikatakan Agung Dharmajaya selaku Ketua Komisi hukum Dewan Pers, Dia mengharapkan insan pers dapat berperan dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat untuk mengikuti pilkada yang aman dan damai dan wartawan dan media jangan terjebak dengan aturan dan undang – undang ITE serta berpegang pada kode etik jurnalistik yang professional.

“Mari belajar dari pileg dan  pilpres, jangan sampai ada politik yang memecah belah bangsa dan Insan pers dan media harus lebih waspada,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Agung, Jika ada nara sumber yang membuat pernyataan kontroversial harus dilakukan cek and ricek, konfirmasi dan verifikasi dalam pemberitaan yang muncul merupakan berita yang telah terverifikasi dan obyektif.

” Saya inginkan peran pers adalah mendinginkan suasana dalam pemberitaannya dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pilkada dan pemilu pada tahun depan demokrasi yang aman dan damai,” harapnya.

Selain itu, kata Agung selaku Ketua Komisi hukum Dewan Pers, Jurnalis merupakan pilar ke 4 dalam pembangunan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu media bersama dengan mahasiswa dan LSM harus kompak untuk membangun, mengawal dan mengawasi proses penghitungan suara pada pilkada, mulai level TPS, desa, kecamatan hingga KPU.” tandasnya. (Toto M Said) 

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat