Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Kabupaten Cirebon

Desa Tersana Mendapat Bantuan BSPS 16 Rumah

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Pabedilan – Di tahun 2019 ini Kabupaten Cirebon bakal menerima bantuan rutilahu sebanyak 1.900 rumah, namun secara keseluruhan atau Provinsi 9800 rumah. Dan khusus di tahun ini Kabupaten Cirebon cenderung meningkat. Hal tersebut dilakukan Kementerian PUPR RI melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Cirebon dengan Fasilitator lapangan mengadakan sosialisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Aula Desa Tersana Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon, Minggu (21/07/2019).


Kuwu Sarja Sugendri Desa Tersana mengatakan, bahwa tujuan sosialisasi ini, agar masyarakat paham akan bantuan Rutilahu. Sebab di lapangan kecemburuan masyarakat yang tidak dapat bantuan rutilahu, masih banyak penemuan kecemburuan sosial.

“Kami prioritaskan yang layak  dapat bantuan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini, yang pertama dilihat dari aspek keamanannya seperti rumah lokasinya rawan gempa atau lainnya, rumah yang lantainya masih beralaskan tanah. Kedua aspek kesehatannya, yaitu tidak ada ventilasi udara. Dan terakhir yaitu luasan standar sesuai dengan aturan, bangunan itu standarnya perorang adalah 9 M2,” Ungkap Kuwu Sarja. 

Ditambahkan Akbarudin selaku Tim Fasilitator lapangan Dinas Perumahan dan Pemukiman, desa Tersana mendapat bantuan tersebut sebanyak 16 rumah dan per rumah mendapat bantuan senilai Rp, 17.500.000 untuk dipergunakan memperbaiki rumah. Akbarudinpun memaparkan layak dan tidaknya diberikan bantuan tentunya ada tim verifikasi lapangan yang menentukan dengan Syarat ketentuan penerima WNI, dibuktikan ktp, kk, Sudah menikah atau sudah pernah menikah dibuktikan dengan bukti nikah, tanah milik sendiri bukan tanah sengketa, penerima bantuan harus satu satunya dalam arti tidak boleh lebih dari satu belum pernah mendapatkan bantuan sejenis.

“Nantinya per rumah itu mendapatkan 17,5 juta. Rinciannya Rp. 17juta diperuntukan untuk material dan 2,5juta untuk biaya ongkos tukang dan lain-lain,” jelas Akbarudin.

Sementara itu, Sekdes Gustaf Wisakseno menuturkan, dalam program BSPS pemerintah memang tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, namun berbentuk rekening Bank yang sesuai dengan nama sesuai No. KTP dan alamat akan dibuatkan SK oleh pusat untuk dibuatkan rekening masing masing tanpa ada potongan. Dan dalam pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat dengan membentuk kelompok untuk memperbaiki atau membangun rumah secara gotong royong.

“Nantinya tukang yang mengerjakan juga bisa diberikan upah jika memang diperlukan. Dengan demikian mereka tidak terbebani untuk mengeluarkan biaya untuk upah kerja tukang,” terang sekdes Gustaf.

Hal senada dikatakan Yeni dari Dinas Perumahan dan Pemukiman, Pemberian BSPS dilakukan berdasarkan readiness criteria yang diusulkan dari Bupati atau Walikota dan  Kementerian serta Lembaga. Usulan dilengkapi data jumlah rumah dan lokasi RTLH yang ada di desa/kelurahan. Adapun jumlah data yang diusulkan minimal 20 unit per desa/ kelurahan dan legalitas tanah calon penerima bantuan tidak dalam sengketa dan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Jelas Yeni. (Toto M Said )

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat