Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Logo

Google




Feed



Logo

Google




Feed



Kabupaten Cirebon

Desa Pamengkang Bedah Rumah “Bantuan dari Baznas dan Polres Cirebon Kota”

Cirebon Online

Kab. Cirebon – Dua warga desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon. Bantuan tersebut berbentuk perbaikan rumah atau bedah rumah. Karena, rumah milik warga tidak mampu roboh bukan karena bencana (non-bencana) akan menjadi prioritas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon

Bagi pemilik rumah yang ambruk karena usia, bahkan bisa melaporkannya langsung ke Baznas agar bisa langsung mendapat bantuan perbaikan. Hal itu dikemukakan Bidang Pengumpulan dan Pelaporan Baznas Kabupaten Cirebon, Ahmad Zaeni, terkait program Baznas yang kini jadi prioritas.

Dalam realiasasikannya Baznas melakukan kegiatan bedah rumah di desa Pamengkang yang tidak Layak huni (Rutilahu). Kata Kuwu Kosasih desa Pamengkang Kepada media. Rabu (15/9/2021).

Kuwu Kosasih juga menjelaskan, bedah rumah yang sekarang sedang dilakukan merupakan rumah tua, dan pemiliknya tidak mampu untuk memperbaiki di khawatirkan tiba-tiba ambruk, maka di ajukan ke Baznas. Alhamdulillah direalisasikan.

“Ini termasuk kategori bencana juga, sebab di khawatirkan tiba-tiba roboh tanpa ada angin, hujan atau apa. Rumah roboh itu masuk kategori bencana dan harus ditangani dengan cepat untuk meminimalisir dampak bencana di lingkungan sekitar warga.” Tandasnya.

Diapun memaparkan, ada lagi satu warga desa Pamengkang yang mendapat bantuan bedah rumah dari Polres Cirebon Kota, dengan membangun rutilahu bedah rumah yang dibangun dari nol. Dari melalui proses survei tidak menunggu waktu lama, karena tim langsung bergerak cepat melakukan proses tersebut.

“Memang semuanya dicek, tapi kriterianya harus sesuai yang menjadi acuan program seperti rutihu.”

Menurut Kuwu Kosasih, setelah evaluasi memang memperbaiki rutinitas bedah rumah lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat, agar rumah bisa layak huni, aman dan nyaman. Dan, pelaksanaan pembangunan bedah rumah bisa selesai dalam waktu maksimal dua minggu.

“Kami melihat kondisi masyarakat sekitar untuk kita libatkan, sebab kami juga ingin ada swadaya yang masuk dan gotong royong bagi warga desa harus kuat dan bersatu ,” Harap Kosasih. (Toto M Said).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat