Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Covid – 19 Berdampak Penurunan Permohonan Paspor di Kanim Kelas I TPI Cirebon,

ToyaCirebonOnline.com

Cirebon – Wabah Virus Corona di berbagai negara termasuk Indonesia berdampak langsung pada penurunan permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Jawa Barat. 

Hal tersebut dikatakan Kepala Imigrasi Kelas I TPI Cirebon Muhamad Tito Adrianto melalui Kasi Imigrasi Widianto, pelayan paspor, Jika kondisi normal lebih kurang kisaran 130 pemohon per hari. Namun untuk sekarang ini, pelayanan pemohon paspor di bawah 100 pemohon, jadi kemerosotan tajam ini, dampak dari COVID-19,” jelas Widianto kepada Cirebon Online. Jumat (20/03/2020).

Akan tetapi, dalam pelayanan kami tetap  memenuhi kuota, kata Widianto. Karena pihaknya tetap membuka layanan khusus haji agar siap menghadapi musim haji tahun ini bekerja sama dengan Kementerian Agama. Namun, diakui Widianto,  adanya kebijakan “lockdown” dan larangan masuk di beberapa negara khususnya di Arab Saudi. Sangat berpengaruh kepada masyarakat yang akan bepergian keluar negeri khususnya travel Umroh. Sebab minat masyarakat Ciayumajakuning dan Jawa Barat, untuk beribadah umrah sangat tinggi.

Widianto juga menambahkan, terkait dengan permohonan paspor dalam situasi mewabahnya Virus Corona kini masih tetap ada. Apalagi, sekarang paspor bukan hanya menjadi surat perjalanan ke luar negeri, namun juga menjadi identitas sebagaimana tercantum pada kolom data diri juga dicantumkan nomor paspor dan lain-lain. Terangnya. 

Sementara itu Humas Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Mungin, Upaya pencegahan penyebaran Virus Corona, Kantor Imigrasi, petugas Kantor melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada seluruh area publik maupun ruangan di lingkungan Kantor Imigrasi di bawah jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat.

“Kegiatan penyemprotan disinfektan ini dalam rangka menindaklanjuti surat edaran untuk pencegahan dan penanganan, pengendalian dan pemulihan Coronavirus Disease (COVID-19) pada Kantor Imigrasi. Selain itu, untuk melindungi masyarakat dan petugas kita,” kata Mungin.

Lebih dari itu, beberapa upaya lainnya juga telah dilakukan, seperti menyediakan sarana cuci tangan, memastikan petugas layanan menggunakan sarung tangan dan masker serta menjaga jarak aman 1 meter saat bertatap muka dengan memberi jarak pada setiap kursi berikut imbauannya. (Toto M Said) 

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat