Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Kabupaten Cirebon

Brigade 08 Sayangkan Adanya Pungutan dilakukan Ketua Kelompok PKH.

ToyaCirebonOnline.com

Kab. Cirebon, Pangenan – Organisasi Masyarakat (Ormas) Brigade 08 Kabupaten Cirebon mempertanyakan adanya pungutan yang dilakukan oleh oknum ketua kelompok PKH di salah satu desa yang ada di Kecamatan Pangenan, hal tersebut diutarakan Ormas Brigade 08 kepada Kordinator PKH Kordinator Kabupaten Cirebon dan kordinator Kecamatan Pangenan, saat Pendistribusian beras di Kecamatan Pangenan, Sabtu (03/10/20).

Menurut salah satu anggota Ormas Brigade 08 Fajar mengutarakan bahwa  salah satu anggota Ormas Brigade 08 dan sekaligus warga penerima KPM PKH aktif, Yusuf disalah satu desa di Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, menurutnya berawal setiap KPM PKH mendapatkan Bantuan  Sosial (Bansos) berupa beras 15 kilo gram (Kg). dari Kementrian Sosial untuk 2 tahap, sehingga setiap KPM mendapatkan 2 karung beras medium 30 kg.

Menurut  Yusuf setiap KPM PKH di Desanya  dipungut  uang sebesar Rp. 25 ribu, dan itu dilakukan oleh ketua kelompok berinisial (R). dengan alasan untuk biaya transportasi pengambilan beras di kecamatan pangenan. Dirinya pun memberikan uang yang dimaksud tersebut.

Namun sangat disayangkan Dirinya mendapatkan perlakuan yang kurang mengenakan dari ketua kelompok R, dengan mengembalikan uang yang sudah Ia berikan sebelumnya bahkan kartu pengambilan beras serta kelengkapannya  pun turut dikembalikan.

“Sekarang kamu sudah bukan penerima PKH,dan keluar dari kelompok saya,” kata ketua kelompok, yang disampaikan oleh Yusuf.

Bukan itu saja Dirinya pun mendapatkan perlakuan yang kurang baik dan intimidasi dari beberapa warga dengan mengeruduk kediamannya, bahkan mengeluarkan kata-kata yang sifatnya mengancam keselamatannya.

“Bahwa dirinya menjadi sumber dari tidak turunnya beras dari pemerintah, ke Desanya  tuduhan itu yang di arahkan kepada dirinya,”ujarnya kepada Suara Cirebon.

Di rumah istri saya sedang sakit, dampak dari warga mendatangi kediamannya membuat istri semakin parah, beruntung saat itu ada orang tua yang menghalangi dan membubarkan kerumunan warga yang mendatangi kediamannya.

Sementara Menurut salah satu anggota Ormas Brigade 08 Fajar seperti diketahui bahwa keterlambatan pendistribusian beras itu memang dari kabupatennya, bahkan bukan di Kecamatam Pangenan saja melainkan di kecamatan lain pun khususnya wilayah Cirebon Timur mengalami keterlambatan.

Dirinya menyangkan perlakuan ketua kelompok PKH di desanya, dan berharap kejadian ini tidak lagi terjadi dikemudian hari, bahkan meminta  agar ketua kelompok yang dimaksud agar ditindak sesuai aturan atau diganti dengan yang lain.

Kordinator PKH Kabupaten Cirebon Aris Kuswantoro menyampaikan bahwa program bantuan sosial berupa beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, Secara aturan normatif dan peraturan yang ada itu tidak boleh dibebani biaya lagi kepada KPM saat pendistribusian.

“Bahwa tidak dibenarkan adanya pungutan kepada PKM-PKH dalam program bantuan beras dari Kementrian Sosial,” ujarnya

Dalam hal ini pihaknya akan menindaklanjuti apa yang dilakukan oleh ketua kelompok di yang di maksud, terkait apa tindakan itu nanti di bicarakan bersama semua pihak di Dinas Sosial.

Terkait keterlambatan Pendistribusian beras, memang betul itu ada keterlambatan, dan itu sifatnya non tekhnis, bukan di Kecamatan Pangenan saja melainkan Kecamatan lain khususnya  Cirebon Timur mengalami hal yang sama, pungkasnya (Red/*).

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat