Cirebon Online

Berita Cirebon Terkini

Feed



Google




Feed



Google




Jawa Barat Kabupaten Cirebon

Anggota DPRD Hj. Nana Kencanawati, Melakukan Reses II “BPNT / PKH Harus Diganti Pelatihan dan Kursus”

ToyaCirebonOnline.com


Kab. Cirebon, Waled — Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, dari Partai Gerindra, Hj. Nana Kencanawati S.Pd. Melakukan kegiatan reses di desa Cikulak kecamatan Waled kabupaten Cirebon. Dengan melakukan Reses ke II ini, sebagai realitas kerja dan sebuah kewajiban sebagai anggota DPRD, untuk menampung segala aspirasi dari masyarakat diujung wilayah kabupaten Cirebon. Kamis (05/03/2020).
Kegiatan reses yang dilaksanakan di LPK Sabrina di desa Cikulak di hadiri oleh ibu PKK, tokoh masyarakat dan warga sekitar. Reses merupakan kegiatan yang ditunggu masyarakat. Di Momen Inilah masyarakat dapat menyampaikan segala aspirasinya kepada wakil mereka di pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Nana Kencanawati, bahwa tujuan kunker Reses II, selain menampung aspirasi warga, dia berharap masyarakat berani untuk mengemukakan pendapat dan harapan demi kemajuan. ” Kami sebagai anggota DPRD bukan hanya sebatas menampung aspirasi, tetapi harus terjun langsung kelapangan supaya mengetahui persoalan yang real di masyarakat, bukan hanya berdasarkan laporan saja. Oleh sebab itu saya mengajak kepada semua pihak untuk secara bersama sama melakukan yang terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Cirebon.” Katanya.

Disamping itu, dirinya mengajak kepada kaum perempuan, untuk berani tampil dan tetap berkarya dengan segala kemampuan yang dimiliki. Karena kaum perempuan adalah sosok yang sebenarnya sangat memiliki potensi yang sangat berperan dalam membangun kemajuan bangsa. “kami mengajak untuk seluruh lapisan masyarakat , khususnya kaum perempuan agar terus berkarya dengan segenap kemampuan ” Harapnya.

Hj. Nana Kencanawatipun menambahkan, bahwa dirinya akan memperioritaskan pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. “Kedepan kualitas pendidikan, kesehatan dan hal positif lainnya akan semakin baik. oleh karena itu saya sangat berharap agar program BPNT dan PKH ataupun yang berbentuk anggaran langsung kepada warga ini ditiadakan, karena selain banyak yang tidak tepat sasaran, juga berdampak masyarakat menjadi malas. Lebih tepat sasaran dari anggaran tersebut dipergunakan untuk pelatihan atau kursus yang akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk usaha dan berkarya. Tandasnya.(Toto M Said)

Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Open chat